Tampilkan postingan dengan label warisan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label warisan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Januari 2013

Asal Mula Situs Warisan Dunia

Bendungan Aswan, Mesir

Pada tahun 2012 lalu, terdapat 962 situs warisan dunia terdaftar di UNESCO – 745 warisan kategori budaya,  188 kategori alam, dan 29 warisan campuran budaya-alam, dari 157 negara. Negara Italia menempat urutan pertama, 47 situs yang telah dinyatakan sebagai Warisan Dunia, berikutnya Spanyol dengan 44 situs dan Cina dengan 43 situs.  Tiap situs warisan dunia diidentifikasi oleh UNESCO dengan nomor   dan  tetap menjadi bagian dari teritorial legal dari negara di mana situs tersebut terletak. Pertimbangan UNESCO, untuk kepentingan komunitas internasional dalam melestarikan tiap-tiap situs tersebut.

Tujuan World Heritage
Situs Warisan Dunia UNESCO (bahasa Inggris: UNESCO’s World Heritage Sites) adalah sebuah tempat khusus (misalnya, Taman Nasional, Hutan, Pegunungan, Danau, Pulau, Gurun Pasir, Bangunan, Kompleks, Wilayah, Pedesaan, dan Kota) yang telah dinominasikan untuk program Warisan Dunia internasional yang dikelola UNESCO World Heritage Committee, terdiri dari 21 kelompok  yang dipilih oleh Majelis Umum (General Assembly) dalam kontrak 4 tahun. Sebuah Situs Warisan Dunia adalah suatu tempat Budaya dan Alam, serta benda yang berarti bagi umat manusia dan menjadi sebuah Warisan bagi generasi berikutnya.

Rabu, 26 Desember 2012

Daftar Warisan Dunia Indonesia

Wakatobi Island

Saya informasikan Daftar Warisan Dunia Indonesia (World Heritage List, Indonesia) yang saya kutip dari situs web UNESCO, meliputi daftar warisan budaya dunia bendawi (tangible world heritage) dan warisan budaya nonbendawi yang telah resmi dinyatakan sebagai World Heritage oleh UNESCO.

Jumat, 14 Desember 2012

UNESCO: Noken Resmi Menjadi Warisan Budaya Dunia Nonbenda

Dahulu, dalam kehidupan tradisi Papua, noken melambangkan kedewasaan seorang perempuan. Jika seorang perempuan Papua belum bisa membuat noken, ia belum bisa dianggap dewasa dan belum memenuhi syarat untuk menikah.


Papua dengan keindahan dan kekayaan alamnya serta keragamaan etnis dan  bahasanya, menyimpan potensi nilai-nilai kearifan lokal dari kehidupan tradisinya. Salah satunya adalah noken. Noken adalah tas yang terbuat dari serat kayu pohon Manduam, pohon Nawa atau Anggrek hutan. Noken bukan hanya sekerdar tas atau benda mati, di balik noken tersimpan nilai-nilai kehidupan dari tradisi masyarakat Papua. Seperti yang ditulis Titus Pekei dalam bukunya Cermin Noken Papua, noken dipercaya punya nilai-nilai kehidupan bagi masyarakat Papua.

Oleh karena itu pada tahun 2012 ini masyarakat Papua boleh merasa berbagga dan berbahagia bahwa UNESCO telah menyatakan Noken telah resmi menjadi Warisan Budaya Dunia Nonbenda (intangible heritage) pada 4 Desember 2012. Dengan demkiian masyarakat dunia akan tahu dan mengenal noken lebih dekat, tidak hanya menyikapi noken sebagai benda semata, melainkan juga secara implisit belajar memahami nilai-nilai yang hidup di balik noken.  Nilai-nilai itu lahir dari kearifan lokal masyrakat Papua yang telah lama berinteraksi dan berproses  dengan alam sekitarnya.  Berangkat dari dari memahami karakter alam, lalu mengenali  karakter pohon dan serat kayunya. Mereka digerakkan dengan intuisi dan pemahaman terhadap tanda-tanda alam.

Minggu, 29 Mei 2011

Tari Saman akan Menjadi Warisan Budaya Dunia

Tari Saman


Tubuh adalah esensi keindahan dari tari. Tubuh yang diam dan bergerak akan terasa keindahan terdalamnya jika ada suatu rasa (greget orang Jawa bilang atau taksu menurut orang Bali). Rasa itulah yang menjadi sumber energi penggerak  yang diperoleh dari penghayatann hidup sehari-hari dan proses latihan tari yang panjang. Gerakan yang indah belum tentu mempunyai rasa.  Menghadirkan rasa dalam tari, juga menghadirkan keindahanNya dalam tubuh penari.  Hanya dengan duduk, tepuk tangan dan tepukan tangan pada tubuh  dan tidak menggerakkan kaki seperti tari pada umumnya, Tari Saman mampu menghadirkan rasa. Puncak keindahan tari Saman adalah tubuh yang musikal.