Tampilkan postingan dengan label korupsi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label korupsi. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Oktober 2012

Kita vs Korupsi, Menyadari Kebohongan Kecil



Film Kita vs Korupsi merupakan film omnibus (gabungan empat film pendek yang diikat denga satu premis, yaitu antikorupsi). Keempat film pendek tersebut adalah  Rumah Perkara (sutradara Emil Heradi), Aku Padamu (sutradara Lasja F. Susatyo), Selamat Siang, Risa! (sutradara Ine Febrianti) dan Psstt... Jangan Bilang Siapa-Siapa (sutradara Chairun Nissa).

Jumat, 06 April 2012

Ide Museum Korupsi di Cina

Museum Jianchuan, Chengdu, Provinsi Sichuan, Cina


All institutions are prone to corruption and to the vices of their members.
Semua insitusi  rentan terhadap korupsi dan kelemahan moral para anggotanya.
(Morrist West)







Situs globalvoicesonline.org melansir bahwa sebuah museum korupsi direncanakan didirikan di provinsi barat daya Sichuan, China Daily melaporkan, yang  mengutip dari sebuah koran lokal. Museum ini mencari nominasi dari netizen, dari 100 pejabat paling korup di abad terakhir. Proyek ini pertama kali diusulkan pada microblog Fan Jianchuan, pendiri Museum Jianchuan di Chengdu. Dia mengatakan bahwa museum akan menerima nominasi dari pbulik yang dapat memberikan suara (mem-vote) di website museum-nya. Penentuan kriteria ‘the top 100’ (100 koruptor papan atas) meliputi pejabat seniour yang korup, jumlah uang uang dikorupsi, cara korupsi,  nilai kekayaan dan dampaknya terhadap masyarakat.

Jumat, 20 Mei 2011

Indonesia Perlu Museum Korupsi!


Bangsa Indonesia itu adalah bangsa yang unik dan banyak kelebihannya. Banyak orang mengatakan bangsa ini ramah, santun,  tahu diri, kaya tradisi dan budaya  serta negeri yang gemah ripah loh jinawi. Salah satu kelebihannya yang menonjol adalah makin meningkatnya angka korupsi. Meskipun telah ada lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Indonesia Corruption Watch (ICW), toh pejabat eksekutif dan legislatif makin berani berkorupsi – tidak ada budaya malu. Mungkin sudah saatnya sekarang bangsa Indonesia membangun Museum Korupsi di kota-kota Indonesia, untuk membangaun budaya malu.