Tampilkan postingan dengan label pusaka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pusaka. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 April 2013

Trowulan Merayakan Hari Pusaka Dunia 2013

Kolam Segaran, Trowulan (Foto: BP3 Jawa Timur)
Kawasan situs Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, menjadi venue acara puncak Hari Pusaka Dunia pada 18 April 2013 .Hari Pusaka Dunia (World Heritage Day) yang juga dikenal dengan sebutan Hari Monumen dan Situs Internasional (The International Day on Monuments and Sites) yang digagas oleh ICOMOS (International Council on Monuments and Sites) pada tahun 1982. ICOMOS sendiri menetapkan tema peringatan Hari Pusaka Dunia 2013 adalah ‘Heritage of Education’. Agenda peringatan ini merupakan salah satu puncak kegiatan yang menandai dua dasawarsa gerakan pelestarian pusaka Indonesia melalui kegiatan sepanjang tahun – Tahun Pusaka Indonesia 2013 dengan tema ‘Pusaka untuk Kesejahteraan Rakyat’.

Rabu, 10 Oktober 2012

Temu Pusaka Indonesia 2012 - Surabaya


INFO 

Pusaka Rakyat; Pelestarian Kampung beserta Lingkungan dan Budayanya

Latar Belakang
Ragam pusaka (heritage) Indonesia lahir dan hidup di segala ruang dan waktu. Baik dalam wujudnya sebagai pusaka alam (natural heritage) maupun pusaka budaya (cultural heritage), pusaka Indonesia tidak pernah lepas dari konteks sistem yang melingkupinya; kapan pun dan di manapun. Pusaka Indonesia yang tersebar di seluruh Nusantara selalu dipengaruhi oleh dinamika alam dan budaya sepanjang sejarah keberadaannya. Kedekatan antara budaya manusia Indonesia dengan lingkungan alam yang melingkupinya memunculkan saujana-saujana pusaka yang unik dan dinamis. Saujana bermuatan pusaka itu terbentuk di manapun ada kehidupan, baik di kawasan perdesaan maupun perkotaan. Budaya manusia Indonesia mencerminkan kedekatan itu, sehingga muncul budaya masyarakat agraris, masyarakat ladang, masyarakat pesisir, dan sebagainya.