Tampilkan postingan dengan label hari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hari. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 27 April 2013

Pesan Hari Tari Dunia 2013

Pesan Hari Tari Dunia 2013
oleh: Lin Hwai Min, Pendiri/Direktur Artistik Cloud Gate Dance Theatre, Taiwan.
Lin Hwai Min
Dikatakan dalam tulisan Pendahuluan dari buku "The Book of Songs," antologi puisi Cina yang berasal dari 10 hingga abad ke-7 SM:

"Emosi bergerak dan membawa bentuk kata-kata.
Jika kata-kata tidak cukup, kita berbicara dalam desahan.
Jika mendesah tidak cukup, kita menyanyikannya.
Jika menyanyi tidak cukup, maka secara tidak sadar
tangan kita menarikan emosi  dan kaki kita menekan emosi itu. "

Rabu, 17 April 2013

Trowulan Merayakan Hari Pusaka Dunia 2013

Kolam Segaran, Trowulan (Foto: BP3 Jawa Timur)
Kawasan situs Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, menjadi venue acara puncak Hari Pusaka Dunia pada 18 April 2013 .Hari Pusaka Dunia (World Heritage Day) yang juga dikenal dengan sebutan Hari Monumen dan Situs Internasional (The International Day on Monuments and Sites) yang digagas oleh ICOMOS (International Council on Monuments and Sites) pada tahun 1982. ICOMOS sendiri menetapkan tema peringatan Hari Pusaka Dunia 2013 adalah ‘Heritage of Education’. Agenda peringatan ini merupakan salah satu puncak kegiatan yang menandai dua dasawarsa gerakan pelestarian pusaka Indonesia melalui kegiatan sepanjang tahun – Tahun Pusaka Indonesia 2013 dengan tema ‘Pusaka untuk Kesejahteraan Rakyat’.

Selasa, 19 Februari 2013

Sejarah Hari Bahasa Ibu Sedunia

Hari Bahasa Ibu Sedunia adalah hari libur nasional  di Bangladesh, di mana Hari Bahasa Ibu Sedunia itu juga dikenal sebagai Shohid Dibosh, atau  Shaheed Day.  

Minar Shaheed
Pada tahun 1947, negara India melakukan pembagian wilayah, wilayah Bengali dibagi sesuai dengan keyakinan agama besar penduduk. Bagian barat menjadi komponen dari India dan bagian timur berubah menjadi negara Pakistan yang dikenal sebagai Bengali Timur dan kemudian dikenal dengan Pakistan Timur. Namun demikian, ada gesekan ekonomi, pendidikan dan bahasa  antara Pakistan Timur dan Pakistan Barat.
Gesekan itu mengakibatkan  kegelisahan nyata pada tahun 1948, ketika pemerintah Pakistan menyatakan bahwa Urdu adalah satu-satunya bahasa yang dinasionalisasi. Hal  itu  memicu protes  penduduk Pakistan Timur yang berbahasa Bengali.   Pemerintah Pakistan melarang perselisihan, tetapi pada tanggal 21 Februari 1952, mahasiswa  Universitas Dhaka dan juru kampanye lainnya siap untuk protes. Kemudian pada hari itu, polisi melepaskan tembakan pada demonstran dan menewaskan empat mahasiswa. Kematian empat mahasiswa dalam memperjuangkan hak untuk menggunakan bahasa ibu mereka sekarang  diperingati sebagai Hari Bahasa Ibu Sedunia (International Mother Language Day).

Senin, 18 Februari 2013

Pesan Hari Bahasa Ibu Sedunia 2013

Ms. Irina Bokova

Pesan Hari Bahasa Ibu Sedunia
oleh: Ms. Irina Bokova, Direktur Jenderal UNESCO
UNESCO, 21 Februari 2013

Hari Bahasa Ibu Sedunia adalah kesempatan yang ideal untuk menyoroti pentingnya bahasa bagi suatu  kelompok dan identitas individu, sebagai dasar bagi semua kehidupan sosial, ekonomi dan budaya.

Multilingualisme merupakan sumber kekuatan dan kesempatan bagi kemanusiaan. Ini mewujudkan keragaman budaya kita dan mendorong pertukaran pandangan, ide-ide pembaharuan dan memperluas kapasitas kita untuk berimajinasi. Dialog sejati berarti menghormati bahasa, dan oleh karena itu  mengapa UNESCO bekerja untuk memanfaatkan kekuasaannya dalam mendorong saling pengertian. Kami mendorong pengajaran dalam bahasa ibu, yang memfasilitasi perjuangan melawan buta huruf dan memberikan kontribusi terhadap kualitas pendidikan. Perlindungan bahasa memastikan juga bahwa pengetahuan langka dan genuine  dijaga dan diwariskan. Dengan memberikan kita masing-masing cara untuk membuat diri kita didengar dan dihormati, ini juga termasuk kekuatan sosial.

Memperingati Hari Bahasa Ibu Sedunia, 21 Februari 2013

“Multilingualisme merupakan sumber kekuatan dan kesempatan bagi kemanusiaan. Ini mewujudkan keragaman budaya kita dan mendorong pertukaran pandangan, ide-ide pembaharuan serta memperluas  kapasitas kita untuk berimajinasi.”
(Irina Bokova, Direktur Jendral UNESO)


Pada tahun 1999, UNESCO memutuskan untuk meluncurkan International Mother Language Day (IMLD) atau Hari Bahasa Ibu Sedunia yang akan diperingati  di seluruh dunia setiap tahun pada tanggal 21 Februari. Perayaan ini dirancang untuk mempromosikan keragaman linguistik dan pendidikan multibahasa, untuk menekankan kesadaran yang mendalam tentang pentingnya pendidikan bahasa ibu.

Minggu, 06 Mei 2012

Pesan Hari Museum Internasional, 18 Mei 2012


oleh The International Committee of Museum (Dewan Internasional Museum)

Tiap tahun, Komite Penasehat ICOM mengusulkan tema yang dapat diinterpretasi oleh museum untuk meningkatkan peran museum di hati masyarakat.  Adapun tema Hari Internasional Museum 2012 ini adalah Museums in a Changing World. New challenges, New inspirations. (Museum dalam Perubahan Dunia. Tantangan-tantangan Baru dan Inspirasi-inspirasi Baru).

Kamis, 19 April 2012

Telinga Hati: Hari Peduli Bising se-Dunia, 25 April 2012


,
Telinga Hati menyelenggarakan Hari Peduli Bising se-Dunia (International Noise Awareness Day} pada  hari Rabu, 25 April 2012, pk 09.00 – selesai, bertempat di Museum Mandiri, Beos– Jakarta Kota Tua (Jl. Lapangan Stasiun Kota No 1 Jakarta Barat), acara : seminar, baksos bersih serumen dan skrining pendengaran serta performance. Acara tersebut adalah salah satu upaya sosialisasi PGPKT (Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian). Kehadiran dan partisipasi yang diberikan sangatlah penting bagi semua. Karena acara ini akan memberi makna yang besar bagi masyarakat sekitar Museum Mandiri khususnya serta masyarakat Indonesia umumnya dalam hal kesehatan lahiriah dan batiniah menuju kesejahteraan sosial melalui kesehatan indera pendengaran, sebagaimana yang telah dicanangkan pemerintah melalui Kemenkes RI: Telinga Sehat 2015 menuju  Sound Hearing 2030 [WHO].

Deskripsi:
Pemahaman suara masih belum dipahami masyarakat luas berikut dampaknya bagi otak dan perilaku manusia, bahkan semenjak janin. Suara bising mempengaruhi kesehatan masyarakat. Tak hanya seputar kesehatan pendengaran atau telinga, namun juga kesehatan mentalnya (psikis).

Senin, 16 April 2012

Pesan Hari Tari Dunia 2012, 29 April




Memperingati Koreografi Kehidupan yang Tiada Akhir
oleh Sidi Larbi Cherkaoui





Melalui waktu, melalui usia, apa yang  bertahan adalah sebagian besar seni. Seni tampaknya menjadi  daun umat manusia, yaitu segala sesuatu untuk diwariskan - apakah warisan melalui bangunan, buku, lukisan, musik, gerakan, atau tarian. Dalam hal ini, saya pikir tarian sebagai warisan yang terkini, pelajaran sejarah paling up-to-date, karena tarian terhubung secara  konstan dengan masa lalu yang terkini dan hanya bisa terjadi di masa sekarang.

Senin, 26 Maret 2012

Pesan Hari Teater Dunia 2012 oleh John Malkovich





Hari Teater Dunia, 27 Maret 2012


Saya merasa terhormat telah diminta oleh International Theater Institute (ITI) di UNESCO untuk memberikan pesan  memperingati ulang tahun ke-50 Hari Teater Dunia. Saya akan menyampaikan pesan singkat saya ke sesama pekerja teater dan rekan-rekan:

Selasa, 24 Mei 2011

Michi Tomioka Menari untuk Hari Lahir Pancasila 2011

                                                 Michi Tomioka

Michi Tomioka, seorang kandidat Ph.D, Research Fellow of Urban Research Plaza, Osaka City University, yang sekarang  sedang mengadakan penelitian yang berjudul "Mapping of Cultural Mechanisms in the case of Yogyakarta" dalam rangka Promotion Program for Organizing Asia Arts Management Research Institution”
bekerjasama dengan ISI Yogyakarta, UGM dan Chulalongkorn University (Thailand). Masa tugas tugas Michi Tomioka di di Indonesia mulai dari Januari 2011 sampai Maret 2012.

Untuk memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni  2011, Michi Tomioka akan mementaskan dua karya tari pada:

Kamis, 28 April 2011

Pesan Hari Tari Dunia 2011

Pesan Hari Tari Dunia 2011
29 April 2011

Bagian terbesar sejarah tari umat manusia terjadi di ruang terbuka. Orang-orang berkumpul di lapangan yang luas di tengah hutan, halaman desa, halaman gereja atau pintu masuk ruangan, untuk menikmati tari selama berjam-jam sampai selesai. Sekarang tari kebanyakan diadakan di ruang dansa, klub, teater, gedung sekolah, studio dan diskotik.