Senin, 17 September 2012

Pameran Seni Rupa Anjangsono Yogjo-Mojokerto


I N F O
Pameran seni rupa
ANJANGSONO YOGJO-MOJOKERTO
29 September- 3 Oktober 2012
Padepokan Selo Adji, Trowulan Kabupaten Mojokerto

Pembukaan:
Sabtu, 29 September 2012 pukul 19.00 wib
Oleh Drs.H.Eko Edy Susanto, MSi,
Ketua Umum Dewan Kesenian Kabupaten Mojokerto
Musik:
-Krishna Encik W
-Teguh & We Love Pean
-Alfie Fauzie & Friends

 
Acara:
Nyeket bareng
Minggu, 30 September 2012 pukul 09.00 wib
Di candi-candi Trowulan dan sekitarnya.
Terbuka untuk umum

Sabtu, 07 Juli 2012

Subak Resmi Jadi World Heritage


Subak di Bali

Subak merupakan organisasi masyarakat  petani tradisional Bali yang mengatur  sistem pengelolaan  irigasi persawahan   berdasarkan pada pola pikir harmoni dan kebersamaan yang berlandaskan pada aturan-aturan formal dan nilai-nilai agama.

Terciptanya sistem subak ini disebabkan lingkungan topografi dan kondisi sungai-sungai di Bali yang cenderung curam - suatu cara bagaimana mengatasi  kendala jarak dari sumber mata air menuju persawahan karena perbedaan jarak   dari sawah terhadap sumber mata air, air tetap bisa didistribusikan  secara merata dan adil ke sawah-sawah petani dengan spirit religiositas.  Selain itu, ciri khas Subak, yaitu terdapat pura di sawah sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan. 

Keindahan lanskap subak dan filosofi Bali ‘Tri Hita Karana’ yang mencerminkan hubungan antara manusia dengan manusia, manusia dengan alam, dan manusia dengan Sang Pencipta diusulkan sebagai World Heritage pada 2000 ke UNESCO. Lanskap subak yang diusulkan adalah pura subak Danu Batur, Danau Batur, subak Pakerisan, subak Catur Angga Batukaru, dan Pura Taman Ayun.  Dan pada 29 Juni 2012 telah ditetapkan sebagai  Wold Heritage (warisan dunia) pada sidang ke-36 World Heritage Committee (WHC) United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO), di Saint Petersburg, Rusia. 

Minggu, 17 Juni 2012

Jawa Timur Bicara


I N F O
JAWA TIMUR BICARA
PENJARINGAN DAN SELEKSI KARYA-KARYA SENI PILIHAN

A.PENGANTAR
JAWA TIMUR BICARA, merupakan tema dari program Dewan Kesenian Provinsi Jawa Timur tahun 2012 dalam mendorong dan memfasilitasi lahirnya karya-karya seniman Jawa timur yang punya kebaruan dalam konsep dan visualisasinya.
Sudah lama seniman Jawa Timur tidak melahirkan karya-karya yang dinilai fenomenal, karya yang membumi dengan persoalan-persoalan mutakhir yang mengedepankan kekayaan budaya Jawa timur. Oleh karenanya dalam JAWA TIMUR BICARA, Dewan Kesenian Jawa Timur dengan mengikutsertakan beberapa orang yang selama ini dipandang sangat intens dalam mengamati, mendiskusikan dan mau berbuat untuk perkembangan karya-karya seniman yang punya nilai KEBARUAN, untuk menjadi kurator pada seni pertunjukan (musik, tari, teater), audio visual dan seni rupa, dan menjadi juri pada karya sastra. Karya-karya ini kami namakan sebagai KARYA PILIHAN.

Tahun 2012 adalah awal dari pelaksanaan JAWA TIMUR BICARA melalui KARYA-KARYA PILIHAN para seniman kreator Jawa Timur yang sangat memiliki potensi untuk melahirkan karya-karya yang akan menjadi fenomenal.

Sabtu, 02 Juni 2012

Sugiyono: Ingin Batik Jombang Go International


Sugiyono sedang membatik.




pandume wong urip iku dhewe-dhewe, mulo kudu sabar nerimo ning tetep usaha







Sosok Sugiyono adalah seorang yang selalu gelisah untuk terus menciptakan batik motif Jombangan. Hidupnya tak bisa lepas dari dunia batik. Tubuhnya mengalir darah seni yang kuat dan darahnya terus menari untuk menbipta motif-motif batik Jombangan.. Memahami dan mencipta batik bagi dirinya adalah suatu perjalanan yang tak pernah selesai. Perjalanan dari desa ke desa di kawasan Kabupaten Jombang terus ia lakukan untuk mencari inspirasi local genius dalam penciptaan motif batik.

Selasa, 08 Mei 2012

Real Madrid Punya Heritage Centre


Situs resmi Real Madrid www.realmadrid.com selalu merilis berita teks, foto, dan video tentang aktivitas klub, agenda, informasi pertandingan, video, foto para pemain, profil pemain, games bola, dan lain-lain seputar klub Real Madrid.

Yang menarik pada situs Real Madrid ini, terdapat menu Heritage Centre. Jelas, Real Madrid tidak memperlakukan sepak bola sebagai ajang komersial saja, melainkan menjadikan tradisi sepak bola Real Madrid menjadi warisan budaya bagi masyarakat Spanyol sendiri, maupun masyarakat dunia.

Minggu, 06 Mei 2012

Pesan Hari Museum Internasional, 18 Mei 2012


oleh The International Committee of Museum (Dewan Internasional Museum)

Tiap tahun, Komite Penasehat ICOM mengusulkan tema yang dapat diinterpretasi oleh museum untuk meningkatkan peran museum di hati masyarakat.  Adapun tema Hari Internasional Museum 2012 ini adalah Museums in a Changing World. New challenges, New inspirations. (Museum dalam Perubahan Dunia. Tantangan-tantangan Baru dan Inspirasi-inspirasi Baru).

Jumat, 27 April 2012

Festival Gambuh Condro Purnomo, 29 April


Gambuh Condro Purnomo
Merayakan Hari Tari Dunia, 29 April 2012
bersama Didik Nini Thowok

tema ‘Tari dan Klenteng’

Klenteng Hok Siang Kiong, Kota Mojokerto
 
 
A.Latar belakang
 
Tidak semua pesan manusia disampaikan secara verbal. Ada hal-hal yang bisa disampaikan secara nonverbal, yaitu lewat seni tari. Tari adalah ekspresi gerak tubuh yang disampaikan secara artistik dalam menyampaikan pesan dan bersifat universal. Universalitas inilah yang bisa merekatkan perbedaan-perbedaan antarsesama demi perdamaian dunia. Dalam rangka Hari Tari Dunia pada 29 April 2012, Festival Gambuh Condro Purnomo akan menghadirkan event  tari bertajuk ‘Tari dan Klenteng’ dalam memperingati Hari Tari Dunia 29 April 2012. Dalam event ini, 100 anak-anak akan menari di depan halaman klenteng dan acara puncak – Didik Nini Thowok menampilkan karyanya berjudul ‘Dewi Sarag Jodag Gandrung’.
 
Venue pentas di depan bangunan tua  bersejarah Klenteng Hok Siang Kiong. Klenteng yang dibangun pada tahun 1823 ini menjadi background panggung, sebagai simbol perekat keberagaman. Di klenteng ini pula pada 2 Desember 2006 terjadi pertama kalinya terjadi peristiwa historis, yaitu  pernikahan  secara tradisi agama Konghucu di Kota Mojokerto. Klenteng ini berdekatan dengan Vihara Metta Sraddha yang didirikan pada tahun 1955, yang juga merupakan bangunan tua bersejarah. Dengan tajuk ‘Tari dan Klenteng’, tari dan kearifan lokal hadir di depan publik Mojokerto yang beragam (lintas-etnis, lintas-profesi, dan lintas-budaya).