Senin, 26 Maret 2012

Pesan Hari Teater Dunia 2012 oleh John Malkovich





Hari Teater Dunia, 27 Maret 2012


Saya merasa terhormat telah diminta oleh International Theater Institute (ITI) di UNESCO untuk memberikan pesan  memperingati ulang tahun ke-50 Hari Teater Dunia. Saya akan menyampaikan pesan singkat saya ke sesama pekerja teater dan rekan-rekan:

Jumat, 23 Maret 2012

Lomba Desain Batik Khas Mojopahit

Pusat Informasi dan Komunikasi Pelaksanaan Lomba Desain Batik Khas Mojopahit
Ayo Ikut Lomba Desain Batik Khas Mojopahit
“Mengembangkan kreativitas seni budaya melalui lomba desain batik dalam rangka meningkatkan kekayaan motif batik Mojopahit“

Latar Belakang :
Salah satu kekayaan Bangsa Indonesia yang belum dikembangkan secara maksimal adalah warisan budaya. Warisan budaya sebagai kekayaan bangsa yang menjadi potensi lokal, yang jika dikembangkan akan membuka peluang besar bagi daerah tersebut dalam perkembangan sosial ekonominya.
Demikian pula di Kabupaten Mojokerto. Peluang untuk mengembangkan potensi lokal yang asli, antik, dan otentik masih terbuka lebar. Potensi lokal yang masih terabaikan saat ini adalah pengembangan dan pelestarian batik. Yang perlu digarisbawahi adalah bahwa Kabupaten Mojokerto yang dulunya adalah pusat Kerajaan Mojopahit sama sekali tidak mempunyai batik khas yang benar-benar mencerminkan “ke-Mojopahit-annya”.
Berkaitan latar belakang tersebut, kami dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mojokerto berusaha untuk menemukan dan melestarikan batik khas Kabupaten Mojokerto, yang dapat merepresentasikan budaya Mojopahit yang sebenarnya. Adapun upaya kami, sebagai langkah awal adalah dengan mengadakan Kegiatan Pengembangan Sentra Produk Unggulan, dimana fokus kegiatan tersebut saat ini adalah Lomba Desain Batik Khas Mojopahit. Diharapkan dari hasil lomba tersebut akan ditemukan batik khas yang mencirikan Mojopahit dan Kabupaten Mojokerto, sesuai dengan sejarah dan budaya asli, yang nantinya hasil karya pemenang lomba akan menjadi milik dari Kabupaten Mojokerto untuk kemudian dipatenkan. Melalui kekayaan motif yang berhasil terhimpun ini diharapkan dapat terlahir batik-batik Mojopahit sebagai sarana peningkatan potensi industri kreatif daerah.

Kamis, 22 Maret 2012

Gulungan Wayang Beber Pacitan Harus Dirawat



Pada 2006, saya, Dani Iswardana (pelukis wayang beber kontemporer) dan Tri Ganjar Wicaksono (dalang) dan dua teman dari Bali, melakukan perjalanan mengunjungi Desa Donorejo, Pacitan, untuk melihat artefak gulungan wayang beber yang asli. Wayang beber Pacitan ini peninggalan dari masa  akhir abad 15 zaman Kdrajaan Majapahit. 

Rabu, 14 Maret 2012

Cahwati: Setia Lestarikan Tari Lengger

Cahwati




Hidup saya, saya ingin terus dan selalu belajar mencari pengalaman dan menggali potensi saya tanpa harus mengenal lelah,dan selalu berpikir positif terhadap hidup di dunia seni. Karena saya yakin hidup di dunia seni itu pasti ada nilai positif dan negatif. 









Cahwati belajar menari sejak usia 15 tahun saat masuk Sekolah Menengah Kesenian Indonesia (SMKI) Banyumas. Awalnya ia berniat belajar tarik suara, karena saat itu tidak ada murid laki-laki di jurusan tari, akhirnya ia masuk jurusan tari dan uniknya ia masih belum bisa menari.

Dukung Petisi Komunitas Penelitian Heritage Eropa!

Saya dapat  email pada 14 Maret 2012 dari Pauline van Roosmalen, peneliti Sejarah Tatakota Indonesia dari Belanda yang menyatakan bahwa Komisi Eropa akan menghapus dana penelitian untuk heritage di Eropa  Keputusan ini berdampak serius terhadap penghentian konservasi cultural heritage di Eropa.

Komunitas Penelitian Heritage  berinisiatif membuat petisi online yang ditujukan kepada Parlemen Eropa dan Dewan Eropa untuk merespon kebijakan penghaspusan dana penelitian heritage di Eropa. Bagi anda pecinta, peneliti atau aktivis heritage di Indonesia , yang berminat menandatangani petisi online yang dibuat Komunitas Penelitian Heritage, silahkan klik Petition

Berikut petikan email dari Pauline van Roosmalen:


Jumat, 24 Februari 2012

Prince Claus Fund Open Call for 2012.

PRINCE CLAUS FUND
In collaboration with ARTS NETWORK ASIA (ANA)
Announces the Open Call for Grant Applications

Prince Claus Fund and Arts Network Asia (ANA) invite applications to the first Prince Claus Fund Open Call for 2012.

For the past 15 years, one of the core activities of the Prince Claus Fund was to fund cultural initiatives through open calls for project proposals in the field of culture and development.

The Prince Claus Fund firmly believes that culture is a basic need and actively seeks innovative, quality cultural projects in spaces where resources and opportunities for cultural expression, creative production and research are limited and/or threatened.

In addition to being a financial partner, the Prince Claus Fund contributes its expertise and its extensive network to its collaborations and grants recipients.

As of 2012, the Prince Claus Fund will issue two targeted calls to support cultural initiatives in all artistic disciplines. One annual call will target a specific region or number of countries. The second call will be thematic.

ANA collaborates with the Prince Claus Fund to process and consider the applications for the first Open Call for 2012. ANA will focus on applications from Cambodia, East Timor, Nepal, Laos, Bangladesh, Bhutan, Myanmar, Vietnam, The Philippines, Thailand and Mongolia.

CURRENT OPEN CALL

The current Open Call is country-specific. We welcome project proposals from organisations and individuals from the following countries:  Cambodia, East Timor, Nepal, Laos, Bangladesh, Bhutan, Myanmar, Tajikistan, Kyrgyzstan, Uzbekistan, Vietnam, The Philippines, Thailand, Mongolia, Turkmenistan, Azerbaijan.

The deadline for the submission of projects is 15 March 2012. Only applications received before the deadline will be considered.

Kamis, 23 Februari 2012

Saatnya Arema Punya Museum Sepak Bola

Stadion Malang (1938)

Saya ingat pertemuan saya dengan almarhum drg. Oei Boen Thong pada 2003 di rumahnya kawasan Taman Slamet, Malang. Ia bercerita bahwa Malang pada tahun 1938 merupakan salah satu kota terindah di dunia, pada tahun 1938 dan stadion Gajayana Malang merupakan stadion tertua di Indonesia, dibangun pada 1924 dan mulai dipergunakan pada tahun 1926. Saya baca laporan Walikota Malang zaman kolonial tahun 1938 yang berbahasa Belanda tentang pembangunan stadion Malang. Luar biasa, begitu rinci catatan itu, misalnya pembelian pasir, batu bata, pembebasan tanah dan lain-lain, yang menelan biaya ribuan gulden  tercatat dengan rinci dan transparan.