NGAJI TUBUH
ramadhan teater
12 mei 2019
Anak-anak Air Kita belajar teater.
Bermain dan bahagia.
Berlatih ekspresi wajah
Berlatih menertawakan diri sendiri.
Berlatih jujur mengenal diri.
Instruktur:
Bambang Irawan, Teater Gangsar,
Mojoagung.
Senin, 13 Mei 2019
Kamis, 09 Mei 2019
Teaser of Indonesia Umbrella Festival 2019
Indonesia Umbrella Festival
6-8 September 2019
Candi Prambanan, Klaten
Central Java
Indonesia
Senin, 02 Juni 2014
Vastenburg Carnival, Perjalanan Mencari Nilai
Karnaval bukan sekedar pesta ekspresi, melainkan juga mendapatkan nilai di dalamnya.
Karnaval yang biasanya diekspresikan secara glamour di
jalanan dan diikuti oleh peserta-peserta berparas menarik baik postur tubuh dan
wajah. Menjadi santapan para fotografer dan video maker untuk mendapatkan obyek-obyek visual yang indah. Namun pada Vastenburg Carnival (Vascar)
bertema ‘bamboo, it’s my costume’ yang diadakan pada 6 – 7 Juni di cagar budaya
Benteng Vastenburg, menjadi berbeda. Peserta karnaval mengikuti workshop
sejumlah 20 kali yang diadakan sejak Maret – Juni 2014, untuk menampilkan karya
kostumnya. Apa yang berbeda? Vascar juga merangkul anak-anak YPAC (Yayasan
Pendidikan Anak Cacat) dan Panti Asuhan Pamardi Yoga, Surakarta, untuk menjadi
peserta Vascar. Vascar menemani mereka untuk berkreatif dengan bambu dan
bergaul dengan teman-teman baru peserta Vascar kelompok SD, SMP, SMA/SMK dan
mahasiswa. Membangun dunia optimisme dan
berbagi kebahagiaan bersama.
Memproses elemen bambu dengan pernik-pernik biji-bijian
tanaman menjadi nilai kreativitas dalam memahami ragam hayati nusantara. “Saya
mendapatkan pengalaman baru – berpikir cepat, tepat, kreatif dan mengetahui
serta mengerti bagaimana menciptakan sesuatu yang indah dari bambu,” ungkap
Anisa Dwi Agustin, siswi SMK 7 Surakarta. Temannya, Desi Susanti, yang juga
peserta Vascar dari SMK 7 Surakarta, menambahkan bahwa ia mendapatkan sesuatu
yang baru, yang semula mustahil merelalisasikan, akhirnya mampu mewujudkan
elemen bambu menjadi kostum.
Peserta juga belajar warisan budayanya ketika karnaval
ini diadakan di cagar budaya Benteng Vastenburg. Mungkin
sebagian masyarakat belum tahu, bahwa terdapat 442 benteng tersebar di
daerah-daerah Indonesia (Riset Pusat Dokumentasi Arsitektur, 2007).
Selain peserta dari Solo. Vascar juga diikuti dari
peserta luar kota - Bengkel Seni Andhang Pangrenan (Banyumas), Komunitas Beksa
Kinara-Kinari (Magelang), Ngesti Manunggal (Boyolali), Bregada Saeko Kapti
(Yogyakarta), Karnaval Batik Pekalongan dan Sanggar Gatra (Bengkulu).
Label:
anak,
asuhan,
cacat,
carnival,
kreativitas,
mencari,
nilai,
pamardi,
panti,
pati,
pendidikan,
perjalanan,
vastenburg,
yayasan,
yoga,
ypac
Kamis, 22 Mei 2014
Ludruk Karya Budaya, 12 Jam Kidungan Jula-Juli Nonstop
Ludruk Karya
Budaya dari Mojokerto yang didirikan pada tanggal 29 Mei 1969, akan
merayakan HUT ke-45 dengan tajuk ’45 Tahun Duta Budaya Bersinar Ludruk Karya Budaya’.
Perjalanan panjang yang penuh liku untuk sekedar bertahan sebagai grup teater
tradisional Jawa Timur, tak membuatnya lelah dalam memberikan kontribusi
terhadap perjalanan sejarah seni pertunjukan Indonesia. Rangkaian acara dalam
menyambut HUT ke-45 adalah sebagai berikut:
27 Mei 2014, pk. 08.30 wib - selesai
Diskusi buku ‘Ludruk Karya
Budaya Mbeber Urip’
Bertempat di:
Rumah Makan Jimbaran
Jl. Bypass Mojokerto
28 Mei 2014, pk 19.30 wib -
selesai
- Lanching buku ‘Ludruk Karya Budaya Mbeber Urip’
- Pentas Ludruk Karya Budaya dengan lakon ‘Keris Tunjung Biru’
Bertempat di:
Taman Krida Budaya
Jl. Soekarno-Hatta, Malang
29 Mei 2014, pk. 12.00 -24.00 wib
12 Jam Kidungan Nonstop
Bertempat di:
Pondok Jula-Juli
Desa Canggu, Kec. Jetis, Kab. Mojokerto
Kontak
Jabbar 0819 4969 0927
Rabu, 07 Mei 2014
Vastenburg Carnival, 6 - 7 Juni 2014
Vastenburg
Carnival
Solo, 6-7 Juni 2014
bamboo, it’s my costume
Indonesia yang kaya dengan ragam
hayatinya masih banyak menyimpan kekayaan tradisi dan pengetahuan yang belum
digali secara optimal. Salah satunya adalah tanaman bambu. Jenis tanaman ini
mudah ditemukan dan ditanam di daerah-daerah Indonesia. Dari 2040 jenis bambu yang ada di dunia,
165 jenis bambu tumbuh di Indonesia. Suatu tanaman yang punya banyak manfaat dan
multifungsi untuk obat-obatan, konstruksi bangunan, interior, kerajinan tangan,
alat musik, menyerap dan menahan air,
mencegah erosi tanah dan lain-lain. Karena nilai kegunaannya itu, beberapa
arsitek Indonesia menjuluki bambu sebagai ‘emas hijau’. Menjadikan bambu sebagai
alternatif pengganti bahan bangunan seperti beton, besi, dan kayu yang kini
berharga mahal. Sayangnya, masih banyak
masyarakat yang tidak begitu peduli
terhadap bambu. Kita tertinggal jauh dari Cina, Jepang dan negara-negara
lainnya sudah melangkah lebih jauh menggunakan serat bambu untuk bahan tekstil
dan terus mengembangkan teknologi bambu.
Mencermati nilai kegunaan bambu yang
luar biasa itu, Rumah Karnaval Indonesia (RKI)
mengelaborasi dan mengeksplor bambu untuk kostum karnaval. Kemanfaatan
bambu, karakter bambu yang ringan, mudah dibentuk (lentur), dan awet menginspirasi
RKI membuat tema karnaval ‘bamboo, it’s my costume’ dalam program Vastenburg Carnival, pada 6-7 Juni
2014. Selain itu, berdasarkan data historis, pada tahun 1925 ketika perayaan
HUT Ratu Wihelmina di Surakarta, bambu telah digunakan menjadi elemen artistik
dalam menghias keindahan Benteng Vastenburg. Ini menunjukkan bahwa masyarakat
Surakarta tempoe doeloe sudah akrab
dengan bambu sebagai elemen artistik bangunan dan ruang publik. Oleh kerena
itu, Vastenburg Carnival berusaha mengujungi masa lalu dan masa kini dalam
perpektif pelestarian heritage.
Vastenburg
Carnival akan menampilkan Karya karya kostum karnaval
dari bambu hasil dari Workshop selama 4 bulan dan 8 grup karnaval pilihan dari
daerah-daerah luar Solo. Program ini berupaya mengajak masyarakat untuk lebih
dekat dengan kreativitas bambu dan memahami keberadaan cagar budaya
benteng-benteng di Indonesia dalam format Pameran Foto Benteng-Benteng se-Indonesia
(bekerja sama dengan Pusat Dokumentasi Arsitektur). Program ini akan diadakan pada tanggal 6 -7
Juni 2014, di Cagar Budaya Benteng Vastenburg, Jl. Jenderal Sudirman, Surakarta.
Peserta meliputi warga masyarakat Solo dan sekitarnya dan 8 grup karnaval tamu
undangan.
Program
ini bertujuan: (1) Mengapresiasi keberadaan tanaman bambu yang kini jarang
dioptimalkan kemanfaatannya oleh masyarakat dalam format kostum karnaval dan Mengajak
masyarakat untuk mencintai kekayaan ragam hayati Indonesia; (2) Memahami aspek
historis keberadaan benteng-benteng di Indonesia; dan (3) Memaknai warisan
sejarah benteng Vastenburg sebagai simbol pertahanan budaya lokal Indonesia dan
sebagai sumber inspirasi dalam meningkatkan jiwa nasionalisme-indonesiaan
Agenda Acara
Jumat, 6 Juni 2014
08.00 :
Pembukaan Pameran Bentang Benteng Indonesia
09.00 - 11.00 :
Sarasehan Bentang Benteng
Indonesia
Pembicara:
1. Nadia Purwestri, Direktur Eksekutif Pusat Dokumentasi Arsitektur.
2. Heri Priyatmoko, SS, MA., Sejarawan Solo.
Moderator: Kusumaningdyah N.H., ST, MT, Dr.Eng.
Bertempat di: Benteng Vastenburg, Jl. Jenderal Sudirman, Solo
15.00 - 17.00 :
WARLENS At Vastenburg pemotretan secara massal, serentak dan dalam waktu bersamaan
dengan obyek karya-karya Vastenburg Carnival - KPFS
Kamis, 10 April 2014
Lomba Foto Festival Seni Bantengan 2014
DALAM RANGKA MEMPERINGATI HARI JADI KABUPATEN MOJOKERTO KE 721 TAHUN DINAS PEMUDA OLAHRAGA KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN MOJOKERTO DAN DEWAN KESENIAN KABUPATEN MOJOKERTO MENYELENGGARAKAN
Kriteria Lomba
1.Kategori lomba foto meliputi: pelajar/mahasiswa; umum/profesional; dan wartawan. “belum pernah dimuat atau dipublish”
2.Foto adalah karya asli, dan panitia berhak menggugurkan pemenang apabila di kemudian hari foto terbukti bukan karya asli.
3.Foto belum pernah diikutsertakan dalam lomba apapun dan tidak sedang disertakan dalam lomba lainnya.
4.Foto hanya boleh di cropping dan di brighten saja
5.Pendaftaran lomba melalui email : lombafotografi2014@yahoo.com dan Melampirkan identitas pengirim (nama, alamat, email, dan nomor telepon).
6.Pengiriman foto dalam bentuk file berwarna (full colour), dan di buat pada masa 19 s/d 20 April 2014 pada acara festival seni bantengan 2014 tempat Lap. Canggu kec. Jetis Mojokerto, lalu di upload https://www.facebook. com/pages/Lomba-Foto- SeniBantengan-2014 disertai
No urut peserta, paling lambat tanggal 26 April 2014 pukul 24.00 WIB.
7.Peserta dapat mengirimkan maksimal 5 foto.
8.Panitia berhak menggunakan foto untuk kepentingan Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Mojokerto dan Dewan Kesenian Kabupaten Mojokerto.
9.Pengumuman hasil lomba melalui http://disporabudpar. mojokertokab.go.id/ danhttps:/ /www.facebook.com/pages/Lomba- Foto-Seni Bantengan-2014
pada Tanggal 1 Mei 2014.
10.Keputusan juri bersifat final dan tidak bisa diganggu gugat.
Kriteria Lomba
1.Kategori lomba foto meliputi: pelajar/mahasiswa; umum/profesional; dan wartawan. “belum pernah dimuat atau dipublish”
2.Foto adalah karya asli, dan panitia berhak menggugurkan pemenang apabila di kemudian hari foto terbukti bukan karya asli.
3.Foto belum pernah diikutsertakan dalam lomba apapun dan tidak sedang disertakan dalam lomba lainnya.
4.Foto hanya boleh di cropping dan di brighten saja
5.Pendaftaran lomba melalui email : lombafotografi2014@yahoo.com dan Melampirkan identitas pengirim (nama, alamat, email, dan nomor telepon).
6.Pengiriman foto dalam bentuk file berwarna (full colour), dan di buat pada masa 19 s/d 20 April 2014 pada acara festival seni bantengan 2014 tempat Lap. Canggu kec. Jetis Mojokerto, lalu di upload https://www.facebook.
7.Peserta dapat mengirimkan maksimal 5 foto.
8.Panitia berhak menggunakan foto untuk kepentingan Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Mojokerto dan Dewan Kesenian Kabupaten Mojokerto.
9.Pengumuman hasil lomba melalui http://disporabudpar.
10.Keputusan juri bersifat final dan tidak bisa diganggu gugat.
Kamis, 20 Februari 2014
Lomba Fotografi Festival Jenang Solo, 22-23 Februari 2014
Ketentuan Lomba Fotografi
Festival
Jenang Solo 2014
Tema : "Kegiatan Festifal Jenang Solo 2014 (FJS
2014)"
Ketentuan Umum
1. Lomba ini terbuka untuk pelajar, mahasiswa, dan umum. Warga Negara Indonesia ataupun asing tanpa pengkategorian .
2. Karya foto yang dikirim adalah karya ciptaan sendiri, belum pernah dipublikasikan di media cetak skala nasional, dan belum pernah memenangkan penghargaan dalam lomba fotografi apapun.
3. Foto yang diikutsertakan dalam lomba adalah hasil foto d6ari pemotretan menggunakan kamera dslr, mirorles, prosumer, dan poket (Tidak boleh menggunakan kamera handphone/smartphone).
4. Peserta diberikan kebebasan dalam memilih obyek fotografi yang berkaitan dengan FJS 2014.
5. Obyek foto harus diambil dari rangkaian kegiatan FJS 2014 yang berlangsung pada tanggal 16 – 17 Februari 2014, pk 07.00 – 11.00..
6. Setiap foto harus dilengkapi identitas diri peserta seperti: nama fotografer, judul foto, alamat, nomor telepon/hp, e-mail.
7. Hak cipta melekat pada fotografer, namun Panitia FJS 2014 dan Yayasan Jenang Indonesia diberikan hak/ijin untuk memublikasikan foto yang masuk nominasi (finalis) untuk kepentingan non-komersial dalam lingkup kegiatan lomba foto ini. Panitia dibebaskan dari tuntutan pihak ke-3, bila foto digunakan untuk keperluan tersebut.
8. Seluruh karya yang masuk ke Pantia akan diseleksi oleh Dewan Juri, ( Tanpa mempertimbangkan like, tag, hastag).
9. Pengiriman karya dimulai 16 Februari 2014 dan ditutup tanggal 18 Februari 2014 pukul 24.00 WIB.
10. Nama pemenang akan diumumkan pada tanggal 25 Februari 2014
11. Seluruh karya foto akan dipublikasikan ke Facebook FJS 2014
Ketentuan Khusus
1. Setiap peserta diperbolehkan mengirimkan maksimal 3 buah karya foto dalam format digital (JPEG).
2. Olah digital diperbolehkan, sebatas perbaikan kualitas foto (sharpening, cropping, color balance, dan saturasi warna) tanpa merubah keaslian objek.
3. Tidak diperbolehkan mengirimkan foto berupa kombinasi lebih dari satu foto (composite dan montage) dan menghilangkan/mengubah elemen-elemen dalam satu foto.
4. Dengan mengirimkan karya foto berarti peserta telah dianggap menyetujui semua persyaratan yang telah ditetapkan oleh panitia.
5. Panitia berhak mendiskualifikasi foto peserta sebelum dan sesudah penjurian apabila dianggap tidak memenuhi ketentuan.
6. Keputusan Dewan Juri mutlak tidak dapat diganggu gugat.
7. Tidak dipungut biaya apapun
1. Lomba ini terbuka untuk pelajar, mahasiswa, dan umum. Warga Negara Indonesia ataupun asing tanpa pengkategorian .
2. Karya foto yang dikirim adalah karya ciptaan sendiri, belum pernah dipublikasikan di media cetak skala nasional, dan belum pernah memenangkan penghargaan dalam lomba fotografi apapun.
3. Foto yang diikutsertakan dalam lomba adalah hasil foto d6ari pemotretan menggunakan kamera dslr, mirorles, prosumer, dan poket (Tidak boleh menggunakan kamera handphone/smartphone).
4. Peserta diberikan kebebasan dalam memilih obyek fotografi yang berkaitan dengan FJS 2014.
5. Obyek foto harus diambil dari rangkaian kegiatan FJS 2014 yang berlangsung pada tanggal 16 – 17 Februari 2014, pk 07.00 – 11.00..
6. Setiap foto harus dilengkapi identitas diri peserta seperti: nama fotografer, judul foto, alamat, nomor telepon/hp, e-mail.
7. Hak cipta melekat pada fotografer, namun Panitia FJS 2014 dan Yayasan Jenang Indonesia diberikan hak/ijin untuk memublikasikan foto yang masuk nominasi (finalis) untuk kepentingan non-komersial dalam lingkup kegiatan lomba foto ini. Panitia dibebaskan dari tuntutan pihak ke-3, bila foto digunakan untuk keperluan tersebut.
8. Seluruh karya yang masuk ke Pantia akan diseleksi oleh Dewan Juri, ( Tanpa mempertimbangkan like, tag, hastag).
9. Pengiriman karya dimulai 16 Februari 2014 dan ditutup tanggal 18 Februari 2014 pukul 24.00 WIB.
10. Nama pemenang akan diumumkan pada tanggal 25 Februari 2014
11. Seluruh karya foto akan dipublikasikan ke Facebook FJS 2014
Ketentuan Khusus
1. Setiap peserta diperbolehkan mengirimkan maksimal 3 buah karya foto dalam format digital (JPEG).
2. Olah digital diperbolehkan, sebatas perbaikan kualitas foto (sharpening, cropping, color balance, dan saturasi warna) tanpa merubah keaslian objek.
3. Tidak diperbolehkan mengirimkan foto berupa kombinasi lebih dari satu foto (composite dan montage) dan menghilangkan/mengubah elemen-elemen dalam satu foto.
4. Dengan mengirimkan karya foto berarti peserta telah dianggap menyetujui semua persyaratan yang telah ditetapkan oleh panitia.
5. Panitia berhak mendiskualifikasi foto peserta sebelum dan sesudah penjurian apabila dianggap tidak memenuhi ketentuan.
6. Keputusan Dewan Juri mutlak tidak dapat diganggu gugat.
7. Tidak dipungut biaya apapun
Festival Jenang Solo 22-23 Februari 2014
Press rilis:
Festival Jenang Solo 2014
Solo, 22-23 Februari 2014
‘Inspirasi
17 Macam Jenang yang Mengiringi
Boyongan Keraton Kartasura ke Keraton Surakarta’
Eksistensi jenang pada tradisi masyarakat Jawa (Solo)
sudah hidup mengakar sejak zaman Hindu, dan
era Walisongo sampai masa kini. Jenang selalu hadir sebagai simbol ungkapan
rasa syukur kepadaNya. Bersyukur atas karunia hasil bumi ciptaanNya yang telah
menghidupi manusia dari proses kelahiran sampai kematian.
Misalnya, masyarakat
Jawa, khususnya di wilayah Surakarta dan sekitarnya, semua ritual selamatan itu tak pernah lepas dari
keberadaan Jenang. Kehadiran jenang di sini tak hanya sekedar
berfungsi sebagai makanan pelengkap saja, melainkan juga simbol doa, harapan,
persatuan dan semangat masyarakat Jawa itu sendiri.
Untuk
melestarikan makanan tradisional jenang
dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, Festival Jenang Solo (FJS) yang
ketiga ini, yang diadakan pada 22-23 Februari 2014, mengambil tema ‘Inspirasi 17 Macam Jenang yang Mengiringi Boyongan
Keraton Kartasura ke Keraton Surakarta’. Ketujuhbelas macam jenang
tersebut:
(1) Jenang abrit petak, (2)jenang lang, (3)
jenang saloko, (4) jenang manggul, (5) jenang suran, (6) jenang timbul, (7)
jenang grendul, (8) jejang sumsum, (9) jenang lahan, (10) jenang pati, (11)
jenang kolep, (12) jenang ngangrang, (13) jenang taming, (14) jenang lemu mawi
sambel goreng, (15) jenang koloh, (16) jenang katul, (17) jenang warni 4.
FJS
2014 ini sekaligus berbarengan merayakan HUT Kota Solo ke-269. Tidak hanya
merayakan HUT Kota Solo, FJS 2014 juga melakukan penggalian dana (charity) untuk meringankan para korban/pengungsi
akibat erupsi Gunung Kelud – Jenangku Dulurku.
Kegiatan charity ini
sesuai dengan makna Jenang Abrit Putih, salah satu jenang dari 17 jenang, yang
maknanya warna merah dan putih merepresentasikan penciptaan/asal-usul manusia
- laki-laki dan perempuan. Di sini jenang menjadi pengingat (reminder) bagi kita semua, bahwa
peristiwa erupsi Gunung Kelud menjadi
renungan (refleksi) bagi kita – dari mana dan mau ke mana tujuan hidup kita,
kita tak bisa lepas dari genggamanNYA.
Lewat Festival Jenang Solo dan merayakan HUT
Kota Solo ke-269, Yayasan Jenang
Indonesia dan masyarakat Solo,
berusaha membangun semangat untuk saling berbagi dengan sesama.dan mendorong
pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat Solo.
Venue
Koridor
Ngarsopuro solo (depan Pura Mangkunegaran)
Kawasan
Jl. Diponegoro, Solo
Lomba
Fotografi Festival Jenang Solo 22-23 Februari.
Sabtu, 22 Februari 2014
07.15 –
07.45
Marut
kelapa Massal. Marut bersama Anak-anak Sekolah, ibu-ibu PKK dan
masyarakat umum.
07.45 –
08.45
Lomba Masak Jenang. Peserta meliputi SMK Tata Boga, sekolah perhotelan, PKK, instansi pemerintahan dan umum.
Rabu, 29 Mei 2013
Pentas Wayang Beber Kota 'Metro'
PENTAS WAYANG BEBER KOTA
BENTARA BUDAYA JAKARTA
Acara :
Workshop : Wayang Beber Kota
Pertunjukan kolaboratif : wayang beber, seni performa dan sound art
Penyaji: Dani Iswardana/ visual artist | Tri Ganjar Wicaksono/ dalang | Atieq SS Listyowati/ performance artist | Pandu Hidayat/ sound project digital comp. & video art.
W a k t u : 5 Juni 2013
Venue: Bentara Budaya Jakarta
Susunan Acara:
15.00 - 17.00 WIB / Workshop
19.00 – 20.00 : Pertunjukan
20.00 – 21.00 : Dialog interaktif bersama audiens
Sabtu, 27 April 2013
Pesan Hari Tari Dunia 2013
Pesan Hari Tari Dunia 2013
oleh: Lin Hwai Min, Pendiri/Direktur Artistik Cloud Gate Dance Theatre, Taiwan.
Dikatakan dalam tulisan Pendahuluan dari buku "The Book of Songs," antologi puisi Cina yang berasal dari 10 hingga abad ke-7 SM:
"Emosi bergerak dan membawa bentuk kata-kata.
Jika kata-kata tidak cukup, kita berbicara dalam desahan.
Jika mendesah tidak cukup, kita menyanyikannya.
Jika menyanyi tidak cukup, maka secara tidak sadar
tangan kita menarikan emosi dan kaki kita menekan emosi itu. "
oleh: Lin Hwai Min, Pendiri/Direktur Artistik Cloud Gate Dance Theatre, Taiwan.
![]() |
| Lin Hwai Min |
"Emosi bergerak dan membawa bentuk kata-kata.
Jika kata-kata tidak cukup, kita berbicara dalam desahan.
Jika mendesah tidak cukup, kita menyanyikannya.
Jika menyanyi tidak cukup, maka secara tidak sadar
tangan kita menarikan emosi dan kaki kita menekan emosi itu. "
Rabu, 17 April 2013
Trowulan Merayakan Hari Pusaka Dunia 2013
![]() |
| Kolam Segaran, Trowulan (Foto: BP3 Jawa Timur) |
Minggu, 14 April 2013
Heritage of Education, Tema World Heritage Day 2013
Perlindungan dan konservasi warisan pendidikan tidak hanya berarti melestarikan aset budaya tetapi juga, pada saat yang sama, merayakan pendidikan sebagai salah satu tugas dasar manusia.
Mungkin banyak masyarakat Indonesia masih belum mengenal World Heritage Day (Hari Warisan Dunia) yang diperingati tiap tanggal 18 April di seluruh dunia. Tujuan peringatan adalah untuk merayakan keragaman warisan budaya di seluruh dunia. World Heritage Day memang tidak populer di Indonesia, dan pemerintah Indonesia sendiri nampaknya tak tertarik mendorong masyarakat untuk memperingati World Heritage Day. World Heritage Day ini digagas oleh ICOMOS (International Council on Monuments and Sites) pada tahun 1982. ICOMOS adalah NGO yang bergerak di bidang konvervasi dan perlindungan warisan budaya yang berbentuk tempat atau bangunan. Organisasi ini berbasis di Paris. World Heritage Day juga dikenal sebutan The International Day on Monuments and Sites. Pada tahun 2013 ini ICOMOS menetapkan tema peringatannya adalah Heritage of Education (Warisan Pendidikan).
Tema Heritage of Education
Meskipun mungkin untuk menemukan beberapa definisi pendidikan, semuanya mengacu pada suatu bentuk pembelajaran di mana pengetahuan, keterampilan dan kebiasaan sekelompok orang yang ditransfer dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan atau penelitian. Pendidikan juga berarti transmisi keyakinan dan nilai-nilai dan karenanya dapat dianggap sebagai salah satu sarana utama untuk membangun masa depan.
Mungkin banyak masyarakat Indonesia masih belum mengenal World Heritage Day (Hari Warisan Dunia) yang diperingati tiap tanggal 18 April di seluruh dunia. Tujuan peringatan adalah untuk merayakan keragaman warisan budaya di seluruh dunia. World Heritage Day memang tidak populer di Indonesia, dan pemerintah Indonesia sendiri nampaknya tak tertarik mendorong masyarakat untuk memperingati World Heritage Day. World Heritage Day ini digagas oleh ICOMOS (International Council on Monuments and Sites) pada tahun 1982. ICOMOS adalah NGO yang bergerak di bidang konvervasi dan perlindungan warisan budaya yang berbentuk tempat atau bangunan. Organisasi ini berbasis di Paris. World Heritage Day juga dikenal sebutan The International Day on Monuments and Sites. Pada tahun 2013 ini ICOMOS menetapkan tema peringatannya adalah Heritage of Education (Warisan Pendidikan).
Tema Heritage of Education
Meskipun mungkin untuk menemukan beberapa definisi pendidikan, semuanya mengacu pada suatu bentuk pembelajaran di mana pengetahuan, keterampilan dan kebiasaan sekelompok orang yang ditransfer dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan atau penelitian. Pendidikan juga berarti transmisi keyakinan dan nilai-nilai dan karenanya dapat dianggap sebagai salah satu sarana utama untuk membangun masa depan.
Selasa, 19 Februari 2013
Sejarah Hari Bahasa Ibu Sedunia
Hari Bahasa Ibu Sedunia adalah hari libur nasional di Bangladesh, di mana Hari Bahasa Ibu Sedunia itu juga dikenal sebagai Shohid Dibosh, atau Shaheed Day.
Pada tahun 1947, negara India melakukan pembagian wilayah, wilayah Bengali dibagi sesuai dengan keyakinan agama besar penduduk. Bagian barat menjadi komponen dari India dan bagian timur berubah menjadi negara Pakistan yang dikenal sebagai Bengali Timur dan kemudian dikenal dengan Pakistan Timur. Namun demikian, ada gesekan ekonomi, pendidikan dan bahasa antara Pakistan Timur dan Pakistan Barat.
Gesekan itu mengakibatkan kegelisahan nyata pada tahun 1948, ketika pemerintah Pakistan menyatakan bahwa Urdu adalah satu-satunya bahasa yang dinasionalisasi. Hal itu memicu protes penduduk Pakistan Timur yang berbahasa Bengali. Pemerintah Pakistan melarang perselisihan, tetapi pada tanggal 21 Februari 1952, mahasiswa Universitas Dhaka dan juru kampanye lainnya siap untuk protes. Kemudian pada hari itu, polisi melepaskan tembakan pada demonstran dan menewaskan empat mahasiswa. Kematian empat mahasiswa dalam memperjuangkan hak untuk menggunakan bahasa ibu mereka sekarang diperingati sebagai Hari Bahasa Ibu Sedunia (International Mother Language Day).
![]() |
| Minar Shaheed |
Gesekan itu mengakibatkan kegelisahan nyata pada tahun 1948, ketika pemerintah Pakistan menyatakan bahwa Urdu adalah satu-satunya bahasa yang dinasionalisasi. Hal itu memicu protes penduduk Pakistan Timur yang berbahasa Bengali. Pemerintah Pakistan melarang perselisihan, tetapi pada tanggal 21 Februari 1952, mahasiswa Universitas Dhaka dan juru kampanye lainnya siap untuk protes. Kemudian pada hari itu, polisi melepaskan tembakan pada demonstran dan menewaskan empat mahasiswa. Kematian empat mahasiswa dalam memperjuangkan hak untuk menggunakan bahasa ibu mereka sekarang diperingati sebagai Hari Bahasa Ibu Sedunia (International Mother Language Day).
Senin, 18 Februari 2013
Pesan Hari Bahasa Ibu Sedunia 2013
![]() |
| Ms. Irina Bokova |
Pesan Hari Bahasa Ibu Sedunia
oleh: Ms. Irina Bokova, Direktur Jenderal UNESCO
UNESCO, 21 Februari 2013
Hari Bahasa Ibu Sedunia adalah kesempatan yang ideal untuk menyoroti pentingnya bahasa bagi suatu kelompok dan identitas individu, sebagai dasar bagi semua kehidupan sosial, ekonomi dan budaya.
Multilingualisme merupakan sumber kekuatan dan kesempatan bagi kemanusiaan. Ini mewujudkan keragaman budaya kita dan mendorong pertukaran pandangan, ide-ide pembaharuan dan memperluas kapasitas kita untuk berimajinasi. Dialog sejati berarti menghormati bahasa, dan oleh karena itu mengapa UNESCO bekerja untuk memanfaatkan kekuasaannya dalam mendorong saling pengertian. Kami mendorong pengajaran dalam bahasa ibu, yang memfasilitasi perjuangan melawan buta huruf dan memberikan kontribusi terhadap kualitas pendidikan. Perlindungan bahasa memastikan juga bahwa pengetahuan langka dan genuine dijaga dan diwariskan. Dengan memberikan kita masing-masing cara untuk membuat diri kita didengar dan dihormati, ini juga termasuk kekuatan sosial.
Memperingati Hari Bahasa Ibu Sedunia, 21 Februari 2013
“Multilingualisme merupakan sumber kekuatan dan kesempatan bagi kemanusiaan. Ini mewujudkan keragaman budaya kita dan mendorong pertukaran pandangan, ide-ide pembaharuan serta memperluas kapasitas kita untuk berimajinasi.”
(Irina Bokova, Direktur Jendral UNESO)
Pada tahun 1999, UNESCO memutuskan untuk meluncurkan International Mother Language Day (IMLD) atau Hari Bahasa Ibu Sedunia yang akan diperingati di seluruh dunia setiap tahun pada tanggal 21 Februari. Perayaan ini dirancang untuk mempromosikan keragaman linguistik dan pendidikan multibahasa, untuk menekankan kesadaran yang mendalam tentang pentingnya pendidikan bahasa ibu.
(Irina Bokova, Direktur Jendral UNESO)
Pada tahun 1999, UNESCO memutuskan untuk meluncurkan International Mother Language Day (IMLD) atau Hari Bahasa Ibu Sedunia yang akan diperingati di seluruh dunia setiap tahun pada tanggal 21 Februari. Perayaan ini dirancang untuk mempromosikan keragaman linguistik dan pendidikan multibahasa, untuk menekankan kesadaran yang mendalam tentang pentingnya pendidikan bahasa ibu.
Kamis, 17 Januari 2013
La Galigo, Memory of the World Indonesia
Memory of the World UNESCO. melindungi warisan dokumenter kemanusiaan terhadap amnesia (kehilangan kemampuan mengingat) kolektif, kelalaian, kerusakan akibat waktu dan kondisi iklim, dan perusakan yang disengaja.
UNESCO mempunyai program pelestarian warisan dokumenter heritage yang disebut Memory of the World (Ingatan Dunia). La Galigo telah resmi dinayatakan sebagai Memory of the World pada tahun 2011. La Galigo adalah sebuah epik mitos penciptaan dari peradaban Bugis di Sulawesi Selatan yang ditulis sekitar abad ke-13 dan ke-15 dalam bentuk puisi bahasa Bugis kuno, ditulis dalam huruf lontar kuno Bugis. Puisi ini terdiri dalam sajak bersuku lima, yang menceritakan kisah asal-usul manusia. Selain itu juga berfungsi sebagai almanak praktis sehari-hari.
Epik ini dalam masyarakat Bugis berkembang sebagian besar melalui tradisi lisan dan masih dinyanyikan pada kesempatan-kesempatan tradisional Bugis penting. Versi tertulis hikayat ini yang paling awal diawetkan pada abad ke-18, di mana versi-versi yang sebelumnya telah hilang akibat serangga, iklim atau perusakan. Akibatnya, tidak ada versi Galigo yang pasti atau lengkap, namun bagian-bagian yang telah diawetkan berjumlah 6.000 halaman atau 300.000 baris teks, membuatnya menjadi salah satu karya sastra terbesar. Diduga epik ini mungkin lebih tua dan ditulis sebelum epik Mahabharata dari India. Isinya sebagian terbesar berbentuk puisi yang ditulis dalam bahasa Bugis kuno. Epik ini mengisahkan tentang Sawerigading, seorang pahlawan yang gagah berani dan juga perantau.
Adapun heritage Indonesia yang masuk dalam Daftar Nominasi Memory of The World 2012 selain La Galigo adalah Babad Diponegoro, Nāgarakrĕtāgama, dan Dokumentasi Mak Yong (lihat di sini).
UNESCO mempunyai program pelestarian warisan dokumenter heritage yang disebut Memory of the World (Ingatan Dunia). La Galigo telah resmi dinayatakan sebagai Memory of the World pada tahun 2011. La Galigo adalah sebuah epik mitos penciptaan dari peradaban Bugis di Sulawesi Selatan yang ditulis sekitar abad ke-13 dan ke-15 dalam bentuk puisi bahasa Bugis kuno, ditulis dalam huruf lontar kuno Bugis. Puisi ini terdiri dalam sajak bersuku lima, yang menceritakan kisah asal-usul manusia. Selain itu juga berfungsi sebagai almanak praktis sehari-hari.
Epik ini dalam masyarakat Bugis berkembang sebagian besar melalui tradisi lisan dan masih dinyanyikan pada kesempatan-kesempatan tradisional Bugis penting. Versi tertulis hikayat ini yang paling awal diawetkan pada abad ke-18, di mana versi-versi yang sebelumnya telah hilang akibat serangga, iklim atau perusakan. Akibatnya, tidak ada versi Galigo yang pasti atau lengkap, namun bagian-bagian yang telah diawetkan berjumlah 6.000 halaman atau 300.000 baris teks, membuatnya menjadi salah satu karya sastra terbesar. Diduga epik ini mungkin lebih tua dan ditulis sebelum epik Mahabharata dari India. Isinya sebagian terbesar berbentuk puisi yang ditulis dalam bahasa Bugis kuno. Epik ini mengisahkan tentang Sawerigading, seorang pahlawan yang gagah berani dan juga perantau.
Adapun heritage Indonesia yang masuk dalam Daftar Nominasi Memory of The World 2012 selain La Galigo adalah Babad Diponegoro, Nāgarakrĕtāgama, dan Dokumentasi Mak Yong (lihat di sini).
Label:
babad,
dipnegoro,
galigo,
indonesia,
la,
mak,
memory,
nagarakretagama,
of the,
unesco,
world,
yong
Minggu, 13 Januari 2013
Cari Hotel di Kota-Kota Indonesia
Jika anda berkunjung ke kota-kota di Indonesia untuk berwisata atau berbisnis dan binging mencari akomodasi hotel pada kota yang dituju. Berikut info link mencari hotel di beberapa kota di Indonesia. Anda bisa mencari di link di bawah ini dengan tekan tulisan KLIK DI SINI, di belakang nama kota:
B a l i KLIK DI SINI
J a w a
Jakarta KLIK DI SINI
Bandung KLIK DI SINI
Yogyakarta KLIK DI SINI
Solo KLIK DI SINI
Semarang KLIK DI SINI
Surabaya KLIK DI SINI
Label:
bali,
balikpapan,
bandara,
bandung,
batam,
cari,
dekat,
di,
hotel,
indonesia,
jakarta,
jayapura,
kota,
semarang,
solo,
surabaya,
yogyakarta
Sabtu, 12 Januari 2013
Belajar dari Tiga Walikota Terbaik Dunia 2012
![]() |
| Jokowi |
The
City Mayors Foundation (CMF)
atau Yayasan Walikota Sedunia lewat situs webnya www.worldmayor.com, pada 8 Januari 2013 telah merilis Daftar Walikota
Terbaik Sedunia Tahun 2012. Terdapat 10
walikota yang memperoleh anugerah The
World Mayor Prize. Ir. Joko
Widodo atau Jokowi,
yang kini menjabat Gubernur DKI Jakarta masuk dalam urutan ketiga. Urutan
pertama ditempati oleh Inaki Azkuna, Walikota Bilbao, Spanyol, dan urutan kedua
ditempati Lisa Scaffidi, Walikota Perth, Australia.
Daftar 10 Walikota Terbaik Dunia 2012
1. Inaki
Azkuna, Bilbao, Spanyol;
2. Lisa Scaffidi, Perth, Australia;
3. Joko Widodo, Surakarta, Indonesia;
4. Regis Labeaume, Quebec City, Kanada;
5. John F Cook, El Paso, AS;
6. Park Wan-su, Changwon City, Korea Selatan;
7. Len Brown, Auckland, Selandia Baru;
8. Edgardo Pamintuan, Angeles City, Philippines;
9. Mouhib Khatir, Zeralda, Aljazair;
10. Alfonso Sanchez Garza, Matamoros, Mexico.
2. Lisa Scaffidi, Perth, Australia;
3. Joko Widodo, Surakarta, Indonesia;
4. Regis Labeaume, Quebec City, Kanada;
5. John F Cook, El Paso, AS;
6. Park Wan-su, Changwon City, Korea Selatan;
7. Len Brown, Auckland, Selandia Baru;
8. Edgardo Pamintuan, Angeles City, Philippines;
9. Mouhib Khatir, Zeralda, Aljazair;
10. Alfonso Sanchez Garza, Matamoros, Mexico.
CMF menganugerahkan The World Mayor Prize (TWMP) tiap dua tahun sekali bagi walikota yang telah
memberikan kontribusi luar biasa kepada masyarakatnya dan mengembangkan visi
bagi kehidupan dan pekerjaan urban yang
relevan dengan kota-kota di seluruh dunia.
TWMP adalah bagian dari proyek CMF yang disebut
World Mayor Project (WMP).
Jumat, 04 Januari 2013
Asal Mula Situs Warisan Dunia
![]() |
| Bendungan Aswan, Mesir |
Pada tahun 2012 lalu, terdapat 962 situs warisan dunia terdaftar di UNESCO – 745 warisan kategori budaya, 188 kategori alam, dan 29 warisan campuran budaya-alam, dari 157 negara. Negara Italia menempat urutan pertama, 47 situs yang telah dinyatakan sebagai Warisan Dunia, berikutnya Spanyol dengan 44 situs dan Cina dengan 43 situs. Tiap situs warisan dunia diidentifikasi oleh UNESCO dengan nomor dan tetap menjadi bagian dari teritorial legal dari negara di mana situs tersebut terletak. Pertimbangan UNESCO, untuk kepentingan komunitas internasional dalam melestarikan tiap-tiap situs tersebut.
Tujuan World Heritage
Situs Warisan Dunia UNESCO (bahasa Inggris: UNESCO’s World Heritage Sites) adalah sebuah tempat khusus (misalnya, Taman Nasional, Hutan, Pegunungan, Danau, Pulau, Gurun Pasir, Bangunan, Kompleks, Wilayah, Pedesaan, dan Kota) yang telah dinominasikan untuk program Warisan Dunia internasional yang dikelola UNESCO World Heritage Committee, terdiri dari 21 kelompok yang dipilih oleh Majelis Umum (General Assembly) dalam kontrak 4 tahun. Sebuah Situs Warisan Dunia adalah suatu tempat Budaya dan Alam, serta benda yang berarti bagi umat manusia dan menjadi sebuah Warisan bagi generasi berikutnya.
Rabu, 26 Desember 2012
Daftar Warisan Dunia Indonesia
![]() |
| Wakatobi Island |
Saya informasikan Daftar Warisan Dunia Indonesia (World Heritage List, Indonesia) yang saya kutip dari situs web UNESCO, meliputi daftar warisan budaya dunia bendawi (tangible world heritage) dan warisan budaya nonbendawi yang telah resmi dinyatakan sebagai World Heritage oleh UNESCO.
Langganan:
Postingan (Atom)























