Rabu, 14 Maret 2012

Cahwati: Setia Lestarikan Tari Lengger

Cahwati




Hidup saya, saya ingin terus dan selalu belajar mencari pengalaman dan menggali potensi saya tanpa harus mengenal lelah,dan selalu berpikir positif terhadap hidup di dunia seni. Karena saya yakin hidup di dunia seni itu pasti ada nilai positif dan negatif. 









Cahwati belajar menari sejak usia 15 tahun saat masuk Sekolah Menengah Kesenian Indonesia (SMKI) Banyumas. Awalnya ia berniat belajar tarik suara, karena saat itu tidak ada murid laki-laki di jurusan tari, akhirnya ia masuk jurusan tari dan uniknya ia masih belum bisa menari.

Dukung Petisi Komunitas Penelitian Heritage Eropa!

Saya dapat  email pada 14 Maret 2012 dari Pauline van Roosmalen, peneliti Sejarah Tatakota Indonesia dari Belanda yang menyatakan bahwa Komisi Eropa akan menghapus dana penelitian untuk heritage di Eropa  Keputusan ini berdampak serius terhadap penghentian konservasi cultural heritage di Eropa.

Komunitas Penelitian Heritage  berinisiatif membuat petisi online yang ditujukan kepada Parlemen Eropa dan Dewan Eropa untuk merespon kebijakan penghaspusan dana penelitian heritage di Eropa. Bagi anda pecinta, peneliti atau aktivis heritage di Indonesia , yang berminat menandatangani petisi online yang dibuat Komunitas Penelitian Heritage, silahkan klik Petition

Berikut petikan email dari Pauline van Roosmalen: