Sabtu, 22 Oktober 2011

Pentas 'Opera Diponegoro 1825-0000', 11-13 Nov 2011



I N F O:
Daya Dimensi Indonesia mempersembahkan
"Java War ! Opera Diponegoro 1825-0000" , karya Sardono W Kusumo. 11-13 November 2011, 20.00 WIB di Teater Jakarta, TIM.
Acara didukung oleh :
Djarum Bakti Budaya, Djarum Foundation, Pertamina, Newmont, Jasa Marga, Pizza Hut. Media partner : Metro TV, MRA Group, Kompas. 

Selasa, 18 Oktober 2011

Dukung Komodo Menuju 7 Keajaiban Dunia, SMS Rp 1,-

Dukung Komodo menuju ‘7 Keajaiban Dunia’ kirim SMS ke 9818 melalui semua operator layanan selular. Ketik KOMODO ke 9818 (gratis).




Taman Nasional Komodo terdiri dari tiga pulau besar, Komodo, Rinca, dan Padar serta beberpa pulau-pulau kecil, dengan luas 1.817 km2. Taman Nasional ini didirikan pada 1980 untuk melindungi habitat komodo, salah satu spesies binatang purba. Selain itu Taman Nasional Komodo ini juga didedikasikan untuk melindungi spesies binatang laut lainnya.

Di Pulau Komodo, hewan komodo hidup dan berkembang biak dengan baik. Hingga Agustus 2009, di pulau ini terdapat sekitar 1300 ekor komodo. Ditambah dengan pulau lain, seperti Pulau Rinca dan dan Gili Motang, jumlah mereka keseluruhan mencapai sekitar 2.500 ekor. Ada pula sekitar 100 ekor komodo di Cagar Alam Wae Wuul di daratan Pulau Flores tapi tidak termasuk wilayah Taman Nasional Komodo.

Siapa saja pesaing  Komodo untuk bisa masuk ‘7 Keajaiban Dunia’?
Baca di http://www.new7wonders.com/vote-2

Menurut HM. Jusuf Kalla, Duta Komodo,  sangat penting sekali, dan saya harapkan masyarakat terus mendukung agar (Pulau Komodo) menjadi salah satu keajaiban dunia (Kompas, 11/10/2011).

Dukung Komodo menuju ‘7 Keajaiban Dunia’ kirim SMS ke 9818 melalui semua operator layanan selular. Ketik KOMODO ke 9818 (gratis).

SMS Rp 1,- berdasarkan website Telkomsel  http://www.telkomsel.com/program/dukung-komodo

Mari kita dukung KOMODO menjadi NEW SEVEN WONDERS OF NATURE.

Voting Deadline by SMS: 11 November 2011. (pelbagai sumber)

Senin, 17 Oktober 2011

Anang Ardiansyah: Proses Kreatif dan Hak Cipta

Anang Ardiansyah



Kalau dari sisi ekonomi , pemerintah kita masih jauh perhatiannya terhadap para pencipta lagu. Seharusnya, menurut pendapat Anang Ardiansyah, pemerintah mengalokasikan  dana khusus untuk mensubsidi para seniman. Kalau yang aku rasakan selama ini itu semua hanya bersifat  insidentil.      






Bisa dikatakan lagu daerah berjudul Paris Parantai dari  Kalimantan Selatan (Kalsel) sangat  populer di Indonesia dan bersifat abadi seperti lagu Bengawan Solo ciptaan Gesang Martohartono. Namun masih banyak orang tak tahu siapa penciptanya dan bagaimana proses kreatif pencptaan lagu Paris Parantai.

Anang Ardiansyah (73 tahun), seorang penyanyi dan pencipta lagu daerah Banjar (Kalsel) merupakan sosok yang berlatar belakang militer sekaligus seniman. Sosok yang unik dan jarang orang bisa menjalani dua profesi sekaligus. Di satu sisi militer membutuhkan  kehidupan yang disiplin di sisi lain seniman membutuhkan kebebasan berekspresi.

Lagu Paris Barantai diciptakan di Surabaya.  “Awalnya dari janji bertemu dengan seorang seniman perempuan yang menjabat sebagai polisi bernama Suparis. . Irama Paris Barantai sekarang berbeda dengan dulu karena Suparis menggunakan alat gendang seperti madihin. Kemudian aku memasukkan irama Latin, tapi persamaannya dari jenis nada,” ungkap Anang Ardiansyah.